Apa yang Harus Disiapkan Sebelum Berinvestasi?



Saat ini, kata investasi semakin sering terdengar di telinga kita. Mulai dari saham, reksadana, obligasi, emas, properti, cryptocurrency, dan lain sebagainya. Begitu banyak instrumen investasi yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita. Namun, masih banyak orang yang salah kaprah dengan investasi. Banyak yang mengira investasi hanya sekedar menanam uang yang kemudian ditunggu dalam jangka waktu tertentu sehingga menghasilkan profit. Padahal, sebelum berinvestasi, dibutuhkan persiapan yang matang agar profit bisa diraih dengan maksimal. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan sebelum berinvestasi?


Sebelum masuk dalam dunia investasi, kita harus memastikan terlebih dahulu cash flow kita lancar. Cash flow bisa dikatakan lancar jika uang yang masuk dan uang yang keluar sesuai dengan perhitungan dan tidak mandek. Jika cash flow kita sudah lancar maka kita akan lebih mudah masuk dalam dunia investasi, dimana kita tinggal memetakan berapa nominal yang akan kita keluarkan untuk berinvestasi dalam jangka waktu yang ditentukan.


Banyak orang masih belum sadar betapa pentingnya dana darurat. Mereka yang belum sadar biasanya belum pernah berada di titik kritis dan membutuhkan dana. Tentu saja kita tidak ingin berada di titik kritis terlebih dahulu sebelum sadar betapa pentingnya dana darurat. Disaat kita sudah memiliki dan darurat, risiko keuangan akan semakin kecil. Disaat keadaan darurat dan kita membutuhkan uang, kita sudah memiliki dana darurat tanpa perlu mengambil uang yang sebelumnya sudah kita rencanakan untuk digunakan di kebutuhan lain. Saat kita sudah memiliki dana darurat, kita bisa mengalokasikan uang yang kita miliki untuk berinvestasi tanpa perlu takut kekurangan uang di keadaan genting. Berinvestasi pun menjadi lebih nyaman dan kita pun bisa lebih berani karena risiko saat keadaan darurat sudah teratasi.


Berhutang tidaklah salah, tergantung bagaimana kita mengelola hutang tersebut. Saat kita meminjam uang untuk kebutuhan yang produktif, tentu saja itu adalah hal yang baik karena kita bisa menghasilkan dari uang kita pinjam. Namun jika kita meminjam uang untuk kegiatan konsumtif, itu adalah hal yang salah. Hutang konsumtif hanya akan merugikan kita secara perlahan. Tanpa kita sadari uang kita akan habis hanya untuk hal-hal yang kurang penting.

Sebelum berinvestasi, kita perlu memperbaiki kebiasaan buruk seperti hutang konsumtif ini. Tujuannya adalah agar kita bisa berinvestasi dengan tenang dan profit yang didapatkan bisa kita nikmati, bukan malah digunakan untuk membayar hutang.

Asuransi adalah salah satu poin penting yang harus disiapkan sebelum kita mulai berinvestasi. Perlu diingat bahwa asuransi bukanlah investasi karena asuransi adalah proteksi. Jangan beranggapan kita berinvestasi dengan ikut asuransi karena asuransi berfungsi sebagai pelindung. Sebelum berinvestasi, kita harus memiliki asuransi untuk berjaga-jaga. Jangan sampai uang kita habis tanpa kalkulasi yang tepat dan tidak sesuai dengan tujuan awal. Buang jauh-jauh pikiran yang salah tentang asuransi supaya kita tidak menjadikan asuransi salah satu instrumen investasi.


Sebelum berinvestasi, kita harus memiliki penghasilan tetap yang minimal bisa memenuhi kebutuhan primer kita. Jangan sampai kita berinvestasi menggunakan uang untuk kita makan dan bayar listrik rumah. Hal ini merupakan tindakan yang salah dan harus diperbaiki. Di atas investasi masih ada kebutuhan primer yang jauh lebih penting. Saat kebutuhan primer sudah terpenuhi, barulah kita boleh mulai masuk kedalam dunia investasi.


Investasi adalah kegiatan yang menyenangkan jika kita mempersiapkan diri secara matang. Tanpa perencanaan keuangan yang sehat, investasi hanya akan menambah beban kita dan profit tidak akan kita nikmati. Itu sebabnya, persiapkan diri kita terlebih dahulu sebelum berinvestasi agar kelak kita bisa menikmati hasilnya.


#investasi #planning #keuangan #profit

 

(Ezra, Content Writer)

(Ezra, Cover Designer)

6 views0 comments