Gimana Caranya Menjaga Konsistensi antara Trading dengan Investasi?



Konsistensi menjadi salah satu ukuran yang tidak jarang digunakan untuk menerka kualitas seseorang. Tentu saja, karena sifat plin-plan yang menjadi lawan katanya, seringkali berujung pada kontribusi dan hasil yang tidak maksimal dan dalam prosesnya seringkali membuat kita jengkel sebagai kerabatnya. Seorang yang konsisten juga menjadi gambaran akan sosok yang bijak, teratur dan strategik. Hal ini juga yang memisahkan konsistensi dengan sifat keras kepala atau merasa dirinya signifikan sehingga menepikan orang lain, padahal tentu saja tidak.


Meskipun dunia saham penuh dengan berbagai perangkat rumit seperti perhitungan matematis, logika pasar, teori dan lain sebagainya, sifat “pemain” di belakangnya (yang adalah manusia) juga tidak kalah besar pengaruhnya. Pengaruh disini tentu berorientasi pada rasio keuntungan atau ketepatan profit yang didapatkan. Tepat, bukan berarti sebanyak - banyaknya, semaksimal mungkin sampai menembus batas yang belum pernah dibayangkan sebelumnya. Ketepatan, hanya bisa diperoleh jika aktivitas dalam dunia keuangan, didasari oleh rancangan atau tujuan keuangan yang tepat dan terencana.


Sebagai pengingat dan menjadi acuan, trading secara sederhana berarti aktivitas jual beli dengan tempo yang relatif cepat. Beli hari ini, untuk untuk kemudia dijual kembali pada hari yang sama atau beberapa hari kedepan. Disisi lain, investasi merupakan aktivitas membeli dan membiarkannya dalam jangka waktu yang panjang bahkan sampai bertahun - tahun yang akan datang. Tidak pernah ada batasan mengenai taktik atau strategi dalam bermain dalam dunia saham, bahkan sudah sangat banyak teori yang berlainan dan mengaku sebagai acuan. Yang jelas seseorang sangat mungkin, bahkan wajar untuk menjadi seorang trader dan investor dalam satu waktu sekaligus. Tapi tentu kualitasnya tidak bergantung pada unsur “satu waktu sekaligus”.


Konsistensi seperti yang sudah disinggung sebelumnya, adalah satu dari sekian banyak ukuran kualitas yang bisa digunakan juga dalam dunia saham. Konsistensi disini, harus dibangun atas dasar prinsip dan tujuan keuangan yang jelas. Meskipun terkesan kaku, old fashion dan membosankan, tapi hal ini masih sangat relevan saat timbul kesadaran bahwa kebutuhan dan ambisi masing - masing orang dimanapun pasti unik atau berbeda satu sama lain. Uang, hanya berfungsi sebagai alat tukar dalam memenuhi ataupun menggenapkan ambisi tersebut dan sangat disayangkan jika meletakkan kebutuhan dan ambisi dalam tumpukkan alat tukar.


Dari pemahaman tersebutlah, kenapa seseorang perlu konsisten sebelum terjun dalam mengelola keuangannya dalam instrumen finansial. Dengan satu tujuan dan prinsip yang unik, resistensi untuk menepikan godaan dari luar berupa penawaran penawaran menggiurkan kaan menjadi lebih besar. Karena, saat seseorang menjadi mudah terpengaruh (plin-plan) hanya karena ‘potensi profit’ yang besar tanpa perencanaan, resiko tertimpa kemalangan mengintai setiap waktu. Selain itu, esensi yang seharusnya menjadi satu rasa atau feel sebagai seorang trader atau investor akan lenyap dan berujung pada pola “ikut-ikutan” yang tidak bermakna.

Lihat tips merencanakan keuangan dalam artikel lain yang dimuat di blog ini.


Setelah Financial Planncing sudah rampung dan matang, serta uang juga sudah tepat dalam alokasinya, maka berikut adalah beberapa tips untuk menjaga konsistensi antara trading dan investasi dalam mencapai tujuan keuangan.


Cara paling mudah, aman dan membantu dalam menjaga konsistensi ini adalah dengan membuka 2 Rekening Dana Nasabah (RDN) yang berbeda, yang tentu berada pada dua jasa sekuritas / broker yang berbeda pula. Mudah karena akhirnya jelas pembagian masing - masing peran, aman karena tentu dijamin oleh masing masing lembaga sekuritas dan membantu bagi masyarakat dewasa ini yang sangat mudah mendapat godaan. Secara intensitas, RDN dan aplikasi yang menjadi sarana trading dapat diakses setiap hari untuk memantau perkembangan dan tentunya melakukan aktifitas trading. Namun hal ini tidak berlaku pada aplikasi yang lain dan disediakan untuk investasi. Paling banyak, aplikasi yang dikhususkan untuk melakukan investasi hanya dibuka dalam rentang satu bulan sekali. Perlu dilakukan, supaya godaan untuk melakukan transaksi jual / beli dapat ditekan untuk menjaga esensinya.


Selanjutnya, khusus untuk aplikasi trading, pilihlah satu aplikasi / sekuritas yang memiliki banyak fitur pendukung dan memudahkan aktivitas trading. Misalnya fitur yang menjabarkan detail order book, tools yang menggambarkan analisa teknikal, smart order, costume screening dan lain sebagainya. Lain halnya dengan aplikasi / sekuritas yang digunakan untuk melakukan aktivitas investasi, usahakan bahwa sekuritas itu memang terbatas dalam segala hal atau dengan kata lain fiturnya yang sedikit (namun tetap perhatikan legalitas dan kejelasan sekuritas tersebut demi keamanan). Tentu saja, dengan semakin menekan godaan yang mungkin muncul, seiring waktu konsistensi secara personal akan terbentuk dengan sendirinya.


Kembali kepada prinsip, trading hakikatnya adalah aktivitas dagang. Berdagang menjadi kata lain dalam mendefinisikan bisnis.Maka dari itu, prinsip yang diterapkan dalam melakukan trading selayaknya selaras dengan orientasi dalam berbisnis. Prospek profit bukan bertumpu pada eskalasi yang luar biasa karena ini bukan pesugihan, jauh lebih rasional, tidak perlu besar asal konsisten dalam perolehannya. Tidak apa bila target profit sebatas 2%, yang penting adalah bagaimana mempertahankannya dari hari ke hari. Lain hal-nya dengan investasi, dengan target keuntungan dalam kurun waktu dalam jangka yang panjang, maka tujuan keuangan yang spesifik menjadi tujuan. Misal untuk memenuhi dana pensiun dalam periode sepuluh tahun kedepan, maka target yang diperlukan sebagai rata - rata berkisar di angka 20% per tahunnya.


Sekali lagi, prinsip dan tujuan keuangan menjadi dasar yang perlu direncanakan dengan matang supaya antara trading dan Investasi, tinggal menjadi pilihan!


#trading #investasi #cuan #loss

 

(Herman, Content Writer)

(Herman, Cover Designer)


4 views0 comments

Recent Posts

See All