Membership Group Trading Berbayar, Baguskah?



Tidak peduli dimana posisi, seberapa luas pengetahuan atau jam terbang seseorang dalam berkecimpung di dalam dunia trading, pihak yang mengaku sebagai “konsultan” atau penasehat akan selalu datang menghampiri, terlebih saat trading menjadi second desk dari portofolio keuangannya. Terlepas trading yang dilakukan terimplementasikan lewat saham, forex ataupun crypto, selama gejolak pasar masih menjadi bagian, banyak kemungkinan yang bisa dipertimbangkan. Disinilah kehadiran grup / lembaga menempatkan diri untuk menjawab kebingungan para trader atau disisi lain, menggoyahkan tekad yang sudah bulad. Output final yang biasanya jadi andalan para group konsultan ini adalah rekomendasi buy / sell yang dijanjikan akan membuahkan keuntungan bagi klien - kliennya.


Tapi apa yang membuat mereka bisa dipercaya? Kenapa sebagai seorang trader kita harus menyerahkan kedaulatan kita kedalam rekomendasi mereka? Bagaimana dengan pembagian keuntungan jika ternyata memang rekomendasinya membuahkan hasil? Darimana trader tau itu adil atau tidak? Bagaimana jika rekomendasinya ternyata salah? Nah, pada kesempatan kali ini, Sahabat Keuangan akan membagikan cara pandang khusus untuk mengantisipasi kehadiran grup-grup trading semacam ini. Setidaknya, ada lima hal yang bisa trader pertimbangkan sebelum bergabung dan menggunakan jasa konsultan grup trading berbayar.


Intinya understand what you’re doing! Jangan gegabah, jangan terlena dan juga jangan langsung curiga. Berikan momen sejenak untuk pikiran, agar dapat berpikir jernih. Setelah jernih, gunakan momen tersebut untuk sedikit stalking, profile atau bahkan profile company yang baru saja memberikan penawaran dalam produk jasa konsultan tersebut. Lihat latar belakangnya, apakah punya kredibilitas yang bermutu dan terpercaya? Atau dia hanya mempermainkan berbagai macam rekomendasi dari grup-grup lain yang bertentangan untuk kemudian dipresentasikan dan diklaim sebagai rekomendasinya?


Mungkin memang agak sulit dalam menelisik hal ini jika hanya melakukan stalking satu grup tertentu. Tapi biasanya, grup yang berkualitas akan berbangga dan memamerkan kredibilitas dan pencapaian mereka di ruang publik. Kredibilitas ini dapat berupa piagam penghargaan dari lembaga yang lebih besar dan skala yang lebih luas, sertifikat atau bahkan latar belakang pendidikan / almamater yang menjadi tempat dia berguru hingga akhirnya menjadi ahli dalam dunia trading. Disisi lain, jika kredibilitas formal semacam itu tidak dipamerkan atau dipublikasikan, maka ada kemungkinan untuk grup itu akan cenderung untuk menggembar-gemborkan soal profit, profit, profit dan pasti berbanding lurus dengan penjelasan yang kurang masuk akal.


Indikasi kualitas grup berbayar semacam ini, dalam tahapan yang lebih lanjut, dapat dilihat dari pola atau cara kerja dalam menyusun rekomendasi sebagai outputnya. Jangan langsung terpaku pada persentase kesuksesan yang mereka paparkan, telaah baik - baik bagaimana analisa yang menjadi perhitungan mereka. Meskipun rumit, kejanggalan akan dapat dengan mudah terlihat jika proses analisis tidak melalui proses atau tahap perhitungan yang kredibel / jitu, alias akan sangat terbaca bila grup itu hanya tebak - tebakan dalam menyusun analisisnya. Karena sebagai seorang mentor / konsultan dalam dunia trading, secara mendasar harus mampu menjabarkan satu trading plan yang jelas dan lengkap. Otomatis, segala rekomendasi yang diberikan akan lebih masuk akal, tidak mengada-ngada.


Kemudian, grup konsultan trading harus memberikan kesempatan free trial dalam jangka waktu tertentu (minimal 1 bulan). Karena, alur kerja, proses analisa dan berbagai hal - hal teknis dalam menyusun rekomendasi tidak mungkin dipublikasikan pada khalayak umum, maka poin ketiga menjadi keniscayaan bagi grup trading dalam memperoleh kepercayaan klien dan jalan supaya klien dapat mempertimbangkan lebih lanjut keberadaan grup trading berbayar. Pada masa trial tersebut, grup konsultan akan memamerkan kebolehannya dalam melakukan proses perhitungan dan sebagai calon klien, secara rasional menilai apakah grup itu akhirnya bisa dipercaya atau tidak.


Karena rasionalitas adalah pertimbangan utama para trader dalam menentukan pertimbangannya, jangan lupa untuk bersikap realistis juga saat menimbang success rate dari sang konsultan. Persentase minimal keberhasilan (gain profit) penyedia jasa konsultasi, idealnya adalah 80%. Tentu di dalam dunia trading yang begitu kopleks dan dinamis, selalu ada kemungkinan untuk perhitungan yang secara metodologis sudah benar, tapi akhirnya tetap meleset. Atau jika disederhanakan, sejago-jagonya Cristiano Ronaldo, tendangan pinalti belum tentu masuk. Persentase 80% ini misalnya bisa dibayangkan dalam 10x trading, minimal 8x profit dan maksimal 2x loss.

Terakhir, akan lebih mudah menilai kredibilitas seorang saat dia secara personal, menyerahkan dirinya untuk di nila, biasanya dilakukan melalui rangkaian seminar, workshop dan di masa pandemi ini webinar. Maksudnya, kapabilitas, sepak terjang dan pengalaman seseorang akan lebih jelas terlihat ketika dirinya sendiri yang akhirnya memberikan eksplanasi atau penjelasan kepada klien atau calon kliennya. Lewat pemaparannya, klien akan dapat menilai apakah penjelasan yang diangkat relate dengan pengalaman dan fakta dilapangan dan didukung oleh penjelasan yang teoritis dan masuk akal. Atau malah penjelasannya begitu rumit, kompleks dan teoritis tapi tidak relate dengan kenyataan ataupun pengalaman. Tapi pemaparan yang relate tanpa didukung kajian teoritis juga berpotensi menjadi angin lalu yang tidak bermanfaat pula. Lebih parah jika tidak relate dan tidak masuk akal (tapi nyatanya banyak terjadi).


Kira - kira itu lima dasar pertimbangan yang bisa di highlight sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung / menggunakan jasa grup trading berbayar. Memang, pada dasarnya kesulitan dalam rangka memahami gejolak dunia trading secara mandiri atau memiliki waktu yang begitu terbatas, menjadi pertimbangan utama karena kesibukan atau rutinitas pekerjaan harian. Grup trading berbayar semacam itu, akan menjadi satu alat yang seharusnya memberikan efisiensi dalam mencapai tujuan keuangan. Maka dari itu, pihak grup konsultan juga harus memberikan edukasi, selain tentu memberikan rekomenasi yang menguntungkan kepada kliennya.


#trading #risk #reward #saham #forex

 

(Herman, Content Writer)

(Herman, Cover Designer)


6 views0 comments