Merencanakan Dana Darurat



Memiliki dana darurat adalah hal yang sangat penting yang belum disadari oleh banyak orang. Dana darurat akan sangat membantu kita disaat-saat genting yang tidak kita harapkan sebelumnya. Singkatnya, dana darurat adalah dana cadangan diluar pos pengeluaran dan tabungan dan menjadi pegangan di keadaan yang mendesak. Setelah kita tahu apa itu dana darurat, lalu bagaimana cara merencanakannya?


Dalam merencanakan dana darurat, kita perlu terlebih dahulu menghitung kebutuhan bulanan, mulai dari biaya makan, listrik, wifi dan paket data, cicilan-cicilan, iuran, sedekah, dan lain sebagainya. Menghitung kebutuhan bulanan di awal membuat kita tahu seberapa besar biaya yang selama ini kita keluarkan dalam sebulan dan akan sangat membantu kita untuk masuk ke tahap selanjutnya karena punya keterkaitan.


Setelah mengetahui berapa besaran biaya yang kita keluarkan untuk kebutuhan bulanan, kita harus menabung uang sampai terkumpul 3-6 kali lipat dari kebutuhan bulanan untuk yang masih single. Sedangkan yang sudah menikah dan memiliki keluarga harus menabung uang sampai terkumpul 6-12 kali lipat dari kebutuhan bulanan. Misalkan kita masih single dan setelah menghitung kebutuhan bulanan kita sebesar 2 juta Rupiah, itu artinya dana darurat yang ideal buat kita adalah sebesar 6-12 juta Rupiah. Jika kita sudah menikah dan punya keluarga, kemudian kita menghitung kebutuhan bulanan kita sebesar 5 juta Rupiah. Maka dana darurat yang ideal buat kita adalah sebesar 30-60 juta Rupiah.


Setelah kita sudah mengetahui berapa besaran kebutuhan selama sebulan dan berhasil mengumpulkan dana darurat yang ideal, kita harus menyimpan dana tersebut di instrumen keuangan yang mudah dicairkan. Kenapa harus yang mudah dicairkan? Dana ini digunakan di keadaan mendesak. Saat keadaan mendesak, dana dibutuhkan sesegera mungkin. Itu sebabnya kita menyimpan dana darurat di instrumen keuangan yang mudah dicairkan. Contoh paling relevan adalah emas.

Logam mulia atau emas menawarkan kepraktisan. Harga emas cenderung stabil dalam jangka yang panjang dan mudah dicairkan. Harganya pun cenderung naik dan kalaupun turun, nilainya tidak signifikan. Emas juga terbukti tahan banting terhadap inflasi. Disaat nilai suatu mata uang fluktuatif, nilai emas cenderung stabil.

Cepat ataupun lambat, kita akan segera menyadari betapa pentingnya dana darurat. Untuk memiliki dana darurat yang ideal, dibutuhkan perencanaan yang matang dan juga sehat. Kita perlu memahami dengan pasti langkah demi langkah dalam merencanakannya. Semakin ideal dana darurat maka semakin aman kita dalam menghadapi masa depan.


#danadarurat #keuangan #emas #nabung

 

(Ezra, Content Writer)

(Ezra, Cover Designer)

1 view0 comments